Pelaku Usaha Konstruksi Nasional Didorong Ekspansi ke Arab Saudi

November 24, 2015

Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan kapitalisasi investasi infrastruktur bidang PUPR sebesar 15%. Menurutnya, salah satu strategi untuk mencapai target tersebut adalah melalui keikutsertaan dalam pameran internasional.

Indonesia selama 23-26 November 2015 mengikuti Pameran The Big 5 dan Forum Bisnis Misi Konstruksi Indonesia ke United Arab Emirates (UAE). Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Indonesia melakukan promosi peluang investasi untuk mendapatkan investor di bidang infrastruktur sekaligus untuk memperluas pangsa pasar internasional bagi pelaku industri konstruksi nasional

Yusid optimis, di tahun ini pelaku konstruksi Indonesia akan lebih tertarik untuk berkiprah di UAE, mengingat peluang begitu besar dan sudah tidak saatnya lagi hanya mengandalkan pekerjaan di negara sendiri.

“Saatnya pelaku jasa konstruksi Indonesia mengembangkan sayap ke luar negeri,” katanya dalam siaran pers, Selasa (24/11/2015).

Keikutsertaan Indonesia untuk ketiga kalinya dalam pameran konstruksi terbesar di dunia tersebut bertujuan untuk membuka akses bagi perusahaan Indonesia untuk mampu menembus pasar intrenasional, sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku konstruksi lokal agar lebih berdaya saing.

Pada pameran dan temu bisnis kali ini, Dirjen Bina Konstruksi didampingi oleh peserta pameran dari Indonesia, yaitu dari PT PINDAD, APPAKSI, PT Waskita Karya, PT Wiratman, dan perwakilan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi.

Menurutnya, upaya pengembangan sayap hingga ke Timur Tengah adalah cara untuk tepatbagi pelaku konstruksi indonesia untuk berjaya di dunia internasional.

Selama di dubai, Dirjen Bina Konstruksi dengan dibantu oleh KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai, akan melakukan temu bisnis dengan Kementerian PU dari negara UAE, KADIN UAE, Bin Ladin Group, Emaar Properties, Arab Tec, Eagle Hills, dan Istithmar untuk mempromosikan peluang investasi di Indonesia dan memperluas pangsa pasar konstruksi ke luar negeri.

Sumber: Bisnis Indonesia